1)berzikir "Yaa Mumiit secara terus menerus
2)bersikir "Yaa 'Afuww" sbyk 166 kali sehari, akan mampu mgawal keinginan jahat hawa nafsu.
3) berzikir "Yaa Khabiir" sebyk-byknya.
4)Berzikir "yaa MUhyi secara trus-mnerus, akan dpt mgawal nafsu jahat dalam jiwa.
Followers
Monday, January 17, 2011
Saturday, January 8, 2011
7 Ayat Cinta
1.BISMILLAHHIRRAHMANIRRAHIM – pada setiap kali hendak melakukan sesuatu.
2.ALHAMDULILLAH – Pada setiap kali habis melakukan sesuatu.
3.ASTAQHFIRRULLAH HAL A’ZIM – Jika tersilap mengatakan sesuatu yang buruk.
4.INSYA ALLAH – Jika berjanji atau ingin melakukan sesuatu pada masa akan datang.
5.LAHAULAWALA QUATAILLABILLAH – Bila tidak dapat melakukan sesuatu yang agak berat atau melihat sesuatu yang buruk.
6.INNALILLAHI WA INNAA ILAIHI RAAJI’UN – Jika menghadapi musibah atau melihat kematian.
7.LAAILAAHAILLALLAH – Bacalah sepanjang siang dan malam sebanyak-banyaknya, amalkanlah selalu moga-moga kita tergolong di kalangan orang-orang yang terpilih oleh Allah s.w.t.
7 Ayat Cinta Menurut Sabda Rasulullah S.A.W
Sabda Rasulullah S.A.W: “Barangsiapa yang hafal dan mengamalkan tujuh kalimah ini akan dimuliakan oleh Allah s.w.t dan malaikat dan akan diampuni dosa-dosanya walau sebanyak buih di lautan”
2.ALHAMDULILLAH – Pada setiap kali habis melakukan sesuatu.
3.ASTAQHFIRRULLAH HAL A’ZIM – Jika tersilap mengatakan sesuatu yang buruk.
4.INSYA ALLAH – Jika berjanji atau ingin melakukan sesuatu pada masa akan datang.
5.LAHAULAWALA QUATAILLABILLAH – Bila tidak dapat melakukan sesuatu yang agak berat atau melihat sesuatu yang buruk.
6.INNALILLAHI WA INNAA ILAIHI RAAJI’UN – Jika menghadapi musibah atau melihat kematian.
7.LAAILAAHAILLALLAH – Bacalah sepanjang siang dan malam sebanyak-banyaknya, amalkanlah selalu moga-moga kita tergolong di kalangan orang-orang yang terpilih oleh Allah s.w.t.
7 Ayat Cinta Menurut Sabda Rasulullah S.A.W
Sabda Rasulullah S.A.W: “Barangsiapa yang hafal dan mengamalkan tujuh kalimah ini akan dimuliakan oleh Allah s.w.t dan malaikat dan akan diampuni dosa-dosanya walau sebanyak buih di lautan”
Thursday, December 23, 2010
Petua Murah Rezeki
Petua untuk murah rezeki dan dijauhkan kesulitan
Abu Yazid Al Busthami, pelopor sufi, pada suatu hari pernah didatangi seorang lelaki yang wajahnya kusam dan keningnya selalu berkerut. Dengan murung lelaki itu mengadu,'Tuan Guru, sepanjang hidup saya, rasanya tak pernah lepas saya beribadah kepada Allah. Orang lain sudah lelap, saya masih bermunajat. Isteri saya belum bangun, saya sudah mengaji. Saya juga bukan pemalas yang enggan mencari
rezeki. Tetapi mengapa saya selalu malang dan kehidupan saya penuh kesulitan?'
Sang Guru menjawab sederhana, 'Perbaiki penampilanmu dan ubahlah riak mukamu. Kau tahu, Rasulullah SAW adalah penduduk dunia yang miskin namun wajahnya tak pernah keruh dan selalu ceria. Sebab menurut Rasulullah SAW, salah satu tanda penghuni neraka ialah muka masam yang membuat orang curiga kepadanya.' Lelaki itu tertunduk. Ia pun berjanji akan memperbaiki penampilannya.
Mulai hari itu, wajahnya sentiasa berseri. Setiap kesedihan diterima dengan sabar, tanpa mengeluh. Alhamdullilah sesudah itu ia tak pernah datang lagi untuk berkeluh kesah. Keserasian selalu dijaga.Sikapnya ramah,wajahnya sentiasa menguntum senyum bersahabat. Riak mukanya berseri.
Tak heran jika Imam Hasan Al Basri berpendapat, awal keberhasilan suatu pekerjaan adalah air muka yang ramah dan penuh senyum.Bahkan Rasulullah SAW menegaskan, senyum adalah sedekah paling murah tetapi paling besar pahalanya.
Abu Yazid Al Busthami, pelopor sufi, pada suatu hari pernah didatangi seorang lelaki yang wajahnya kusam dan keningnya selalu berkerut. Dengan murung lelaki itu mengadu,'Tuan Guru, sepanjang hidup saya, rasanya tak pernah lepas saya beribadah kepada Allah. Orang lain sudah lelap, saya masih bermunajat. Isteri saya belum bangun, saya sudah mengaji. Saya juga bukan pemalas yang enggan mencari
rezeki. Tetapi mengapa saya selalu malang dan kehidupan saya penuh kesulitan?'
Sang Guru menjawab sederhana, 'Perbaiki penampilanmu dan ubahlah riak mukamu. Kau tahu, Rasulullah SAW adalah penduduk dunia yang miskin namun wajahnya tak pernah keruh dan selalu ceria. Sebab menurut Rasulullah SAW, salah satu tanda penghuni neraka ialah muka masam yang membuat orang curiga kepadanya.' Lelaki itu tertunduk. Ia pun berjanji akan memperbaiki penampilannya.
Mulai hari itu, wajahnya sentiasa berseri. Setiap kesedihan diterima dengan sabar, tanpa mengeluh. Alhamdullilah sesudah itu ia tak pernah datang lagi untuk berkeluh kesah. Keserasian selalu dijaga.Sikapnya ramah,wajahnya sentiasa menguntum senyum bersahabat. Riak mukanya berseri.
Tak heran jika Imam Hasan Al Basri berpendapat, awal keberhasilan suatu pekerjaan adalah air muka yang ramah dan penuh senyum.Bahkan Rasulullah SAW menegaskan, senyum adalah sedekah paling murah tetapi paling besar pahalanya.
Subscribe to:
Comments (Atom)