Followers

Tuesday, March 20, 2012

7 perkara yg dilarang


1. Tamak dan Rakus Terhadap Dunia
Tamak dan iri hati dengan apa yang dimiliki oleh orang lain.
Rasulullah s.a.w bersabda yang bermaksud;
“Zuhudlah terhadap dunia, Allah akan mencintai kamu. Zuhudlah terhadap apa yang dimiliki oleh manusia, mereka akan mencintai kamu.” (Riwayat Ibnu Majah)
Jika ditimba musibah, bermusyawarahlah dengan rakan terdekan. Jika mereke memahami kita, akan terbuka hatinya untuk menolong tanpa kita meminta, merayu atau menitiskan air mata.

2. Maksiat dan Meremehkan Ketaatan
Jika dalam pergaulan tiada zikir dan ibadah, saling menasihat dan menignatkan, bererti persahabatan itu telah gersang dan mengakitbatkan terbukanya pintu kejahatan sehingga masing-masing saling menyibukkan diri dengan urusan lain. Rasulullah s.a.w bersabda yang bermaksud;
“Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim yang lain, tidak menzaliminya dan tidak menghinanya. Demi zat yang jiwa Muhammad ada di tangan-Nya, tidaklah dua orang yang saling mengasihi, kemudian dipisahkan antara keduanya kecuali hanya kerana satu dosa yang dilakukan oleh salah seorang dari keduanya.” (Riwayat Ahmad)
Ibnu Qayim dalam kitab ‘Al-Jawwabul Kafi’ mengatakan;
“Di antara akibat dari perbuatan maksiat adalah rasa gelisah (takut dan sedih) yang dirasakan oleh orang yang bermaksiat itu untuk bertemu dengan saudara-saudaranya.”
Pergaulan para ahli maksiat tidak dibina atas dasar ketawaan sehingga dengan mudah berubah menjadi permusuhan. Perkara ini nanti akan menjadi beban di hari kiamat. Allah berfirman yang bermaksud;
“Pada hari itu sahabat-sahabat karib: Setengahnya akan menjadi musuh kepada setengahnya yang lain, kecuali orang-orang yang persahbatannya berdasarkan takwa (iman dan amal soleh).” (Surah Az-Zukhruf : 67)

3. Tidak Menggunakan Adab yang Baik (Syar`i) Ketika Berbicara
Ketika berbicara, pilihlah perkataan yang paling baik. Allah berfirman yang bermaksud;
“Dan katakanlah (wahai Muhammad) kepada hamba-hamba-Ku (yang beriman), supaya mereka berkata dengan kata-kata yang amat baik (kepada orang-orang yang menentang kebenaran); sesungguhnya Syaitan itu sentiasa menghasut di antara mereka ( yang mukmin dan yang menentang); sesunguhnya Syaitan itu adalah musuh yang amat nyata bagi manusia”
(Surah Al-Israa; 53)

4. Tidak Memberi Perhatian Apabila Ada yang Mengajak Berbicara
Seorang ulama salaf berkata,
“Ada seseorang yang menyampaikan hadis sedangkan aku sudah mengeathui hal itu sebelum ia dihairkan oleh ibunya. Akan tetapi, akhlak baik membawaku untuk tetap mendengarkannya hingga ia selesai berbicara.”

5. Banyak Bercanda dan Bergurau senda
Ramai orang putus silaturrahim hanya disebabkan canda dan senda gurau.

6. Banyak Berdebat dan Berbantah-bantahan
Kadangkala hubungan persaudaraan terputus kerana perdebatan sengit. Kononya hendak mempertahankan akidah dan prinsip, padahal itu mempertahankan diri dan kesombongan.
Rasulullah s.a.w bersabda yang bermaksud;
“Orang yang paling dibenci di sisi Allah adalah yang keras dan besar permusuhannya.” (Riwayat Bukhari dan Muslim)
Debat dengan cara baik untuk menerangkan kebenaran kepada orang yang bodoh dan ahli bid’ah, tidak menjadi masalah. Tetapi jika melampaui batas, tidak dibolehkan. Jika debat untuk menunjuk kehebatan diri, perkara ini menunjukkan lemahnya iman.

7. Berbisik-bisik (Pembicaraan Rahsia)
Berbisik -bisik adalah perkara yang remeh tetapi mempunyai kesan dalam sesetengah keadaan.
Allah berfirman bermaksud;
“Sesungguhnya perbuatan berbisik (dengan kejahatan) itu adalah dari (hasutan) Syaitan untuk menjadikan orang-orang yang beriman berdukacita; sedang bisikan itu tidak akan dapat membahayakan mereka sedikit pun melainkan dengan izin Allah; dan kepada Allah jualah hendaknya orang-orang yang beriman berserah.(Surah al-MUujaadalah : 10)

Naz ~ Jangan buat apa yang dilarang

No comments: